Jangan Segan untuk Jadi Kaya, Jangan Betah Jadi Orang Miskin

Posted by herdi.taufik , Senin, 08 Maret 2010 05.17



Pada zaman ini sering ada anggapan "yang kaya tambah kaya, yang miskin tambah miskin". Sebetulnya, anggapan demikian bisa dibantah oleh kita semua. Sebab, kita bisa menjadi lebih kaya dengan mengatur keuangan sejak dini, dengan cara berinvestasi di bank atau dengan kata lain menabung. Pemerintah dan perbankan pun turut membantu upaya kita semua, dalam mengatur keuangan. Salah satunya dengan meluncurkan program menabung se-Indonesia melalui "Tabunganku" pada Sabtu (20/2). Program ini diresmikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta, sedangkan di Bandung diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat Bapak Ahmad Heryawan. Program "Tabunganku" ini ditujukan untuk masyarakat menengah ke bawah dan pelajar. Program ini, diluncurkan agar budaya menabung tetap dapat diwariskan kepada generasi selanjutnya. Dan tentunya membantu kita dalam pengelolaan keuangan.

Bertempat di Gasibu Sabtu (20/2), peresmian program "Tabunganku" dibuka dengan tari-tarian tradisional Jawa Barat, pertunjukan barongsai dan marching band. Setelah itu dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ibu Elvi, selaku ketua panitia dan diikuti kata sambutan dari Bapak Yang Ahmad Rizal, selaku Pimpinan Bank Indonesia Jawa Barat. Puncak acara ini adalah peresmian oleh Gubernur Jawa Barat Bapak Ahmad Heryawan, dengan pemecetan tombol sirine bersamaan dengan pelepasan balon ke udara. Tak kalah pentingnya adalah penandatanganan surat peresmian oleh perwakilan enam belas bank di Jawa Barat dari hasil pengundian. Di antaranya Bank Sinarmas, Bank Mega, Bank BRI, Bank BCA, Bank Mandiri, Bank Agro, BPR Supra, BPR Dana Pos, dan enam bank lainnya. Acara ini dimeriahkan oleh pameran UMKM bimbingan bank-bank seluruh Jawa Barat dan latin band. Tak lupa juga kehadiran para wartawan senior dan cilik yang sejak jam 10.00 WIB siap mewawancarai para narasumber terkait, khususnya Gubernur Jawa Barat. Dengan ramahnya Bapak Ahmad Heryawan menjawab semua pertanyaan. Beliau berpendapat bahwa program ini sangat menarik dan perlu dilaksanakan. Dengan adanya program ini, budaya menabung bisa tetap lestari. Selain itu, beliau juga bercerita tentang pengalaman menabung sewaktu kecil dan penerapan menabung sejak dini yang ditanamkan di lingkungan keluarga. Beliau juga berbagi informasi tentang perlunya menabung sejak kecil, pemilihan tempat menabung yang tepat, dan keuntungan jika seluruh pelajar di Indonesia ikut menabung.

Program "Tabunganku" adalah produk tabungan murah yang diperuntukkan khususnya bagi anak sekolahan, pengusaha kecil, dan menengah, serta masyarakat desa dengan tujuan meningkatkan akses tabungan masyarakat kecil umum. Dengan hanya Rp 20.000,- untuk setoran awal di bank umum dan Rp 10.000,- di BPR, ini sangat memudahkan kita semua dalam hal investasi keuangan di bank. Selain itu, "Tabunganku" bebas biaya administrasi bulanan dan proses pendaftarannya sangat mudah, yang tentunya sangat menarik, bukan? Oleh karena itu, program ini diharapkan dapat melatih kita untuk menanamkan jiwa menabung sejak dini dan tentunya dengan menabung kesejahteraan rakyat pun dapat meningkat, karena menabung itu dapat membantu pembangunan infrastruktur dan ekonomi. Jadi, ayo menabung demi masa depan!

0 Response to "Jangan Segan untuk Jadi Kaya, Jangan Betah Jadi Orang Miskin"

Posting Komentar